Mengatasi dan Mencegah Pembatasan Iklan pada Google Adsense

Mengatasi dan Mencegah Pembatasan Iklan pada Google Adsense

Pada awal tahun , Google menjalankan kebijakan pembatasan iklan untuk membatasi penayangan iklan pada trafik yang tidak berkualitas. Pembatasan ini bertujuan untuk memelihara ekosistem periklanan yang melindungi pengiklan, penayang, serta pengguna dari penipuan dan pengalaman yang buruk. Untuk mengatasi hal tersebut, kebijakkan baru dijalankan oleh Google Adsense.

Pembatasan iklan ini merupakan banned sementara yang diberikan oleh Google. Pembatasan ini bisa dikatakan merupakan peringatan awal untuk pengguna Adsense yang nakal. Selama pembatasan itu pula, Google memeriksa trafik dari penayang apakah berkualitas atau tidak.

Terkena pembatasan ini, penayang mengalami kerugian yang besar. Jumlah penayangan iklan akan turun drastis dari biasanya. Jumlah klik iklan juga akan menurun dari hari hari sebelumnya. Adapun pendapatan juga akan turun drastis dari mungkin yang sehari bisa 100$ turun hingga hanya 5$.

Untuk mengatasi hal tersebut, disini KOOI akan menjelaskan bagaimana sih cara agar pembatasan itu hilang? Tidak hanya sebatas itu, tapi juga bagaimana caranya agar tidak terkena pembatasan lagi oleh Google Adsense. Langsung saja ke pembahasannya, silahkan simak petunjuk dibawah ini.

1. Memperbaiki Trafik Website

Hal yang pertama yang perlu dilakukan adalah memperbaiki trafik yang masuk ke website. Pastikan trafik yang datang organik dan bukan menggunakan bot. Kamu bisa memeriksa alur lalu lintas pada blog kamu dengan memasang plugin untuk memonitornya. Periksa perilaku pengunjung misalnya dari bounce rate, jumlah klik, dan lainnya. 

Memperbaiki trafik ini tidak menjamin akan segera hilang pembatasannya meskipun kamu sudah melakukan yang terbaik. Bahkan meskipun kamu sudah yakin dengan trafik kamu, tetap saja terkena pembatasan iklan tersebut. Perbaikkan dengan metode ini berlangsung sekitar 7 hari sampai 14 hari untuk menghilangkan pembatasan iklan. Namun bisa lebih cepat dari 7 hari jika masih awal-awal.

2. Mencabut Kode Iklan Adsense

Jika kamu sudah tidak sabaran, kamu bisa menggunakan metode kedua ini. Kamu bisa menghapus semua kode iklan yang ada di website kamu, mulai dari Auto Ads hingga Unit Iklan yang sudah kamu pasang. Pastikan tidak ada kode satupun yang tertanam diwebsite kamu.

Metode ini akan membuat penghasilanmu tidak ada sama sekali selama beberapa hari, namun metode ini paling efektif dibandingkan dengan metode lainnya. Pembatasan akan hilang sekitar 3 sampai 7 hari sejak pencabutan tersebut.

Lantas, apakah hanya itu saja ? Jawabannya tentu saja “tidak”. Pembatasan iklan bisa kunjung datang kembali menghantuimu. Pembatasan bisa datang lagi jika Google menilai bahwa trafik yang ada kualitasnya buruk. Namun ada metode untuk mengatasi pembatasan iklan yaitu sebagai berikut :

1. Matikan Auto Ads pada dashboard Adsense.

Sebelumnya perlu kamu ketahui apasih Auto Ads itu? Sesuai namanya, fitur ini memungkan Google Adsense untuk menempatan iklan secara otomatis pada website kamu. Iklan yang ditayangkan akan disesuaikan oleh Google Robot yang menentukan posisi terbaik untuk menampilkan iklan. 

Sayangnya, menggunakan Auto Ads penempatan iklannya biasanya malah berantakkan. Ukuran yang ditayangkan juga biasanya tidak sesuai dengan yang kita harapkan. Kelebihannya iklan yang ditayangan lebih bervariatif misalnya full page ads, popup ads, dan sebagainya. Hal ini membuat jumlah klik iklan yang kita dapatkan juga akan meningkat.

Memang hal itu bagus untuk sesaat. Pendapatan kamu akan tinggi, namun efek buruknya adalah klik tersebut tidak berkualitas. Pengunjung mengklik iklan karena tidak sengaja. Trafik seperti ini justru membuat kamu akan mengalami pembatasan iklan kembali. Disini KOOI sangat menyarankan agar kamu menonaktifkan Auto Ads.

Untuk mematikannya, silahkan ikuti petunjuk berikut :

  • Buka dashboard Adsense kamu
  • Pilih menu Ads > Overview
  • Scroll kebawah, kamu akan melihat daftar domain yang sedang menggunakan Auto Ads
  • Klik tombol dengan simbol pensil untuk melakukan pengubahan
  • Matikan Auto Ads
  • Klik tombol Apply to site

2. Gunakan Iklan “By ad unit”

Membuat kode iklan secara manual lebih baik dibandingkan dengan Auto Ads. Memang akan membutuhkan waktu lebih, namun akan jauh lebih aman dan dapat kita sesuaikan dengan keinginan kita sendiri. Kamu dapat menentukan ukuran, bentuk, dan model iklan sesuai penempatan yang kamu inginkan.

Penempatan kode iklan yang efektif untuk Google Ads ada dibeberapa titik sebagai berikut :

  1. Sebelah logo pada header
  2. Di bawah header, setelah logo atau menu
  3. Sidebar
  4. Sebelum footer
  5. Sebelum artikel
  6. Di tengah artikel
  7. Setelah artikel
  8. Diantara feed yang tersedia

Semua pembahasan diatas tidak menjamin jika website kamu tidak akan terkena pembatasan lagi. Namun setidaknya meminimalisir terjadi pembatasan terjadi kembali. Selain itu, kamu juga perlu untuk konsisten memperbaiki dan menggunakan kualitas trafik yang bagus serta mengikuti kebijakan dari Google Adsense.

Sekian artikel yang berjudul Mengatasi dan Mencegah Pembatasan Iklan pada Google Adsense, semoga artikel sederhana ini membantu dalam mengatasi masalah yang sedang kamu hadapi. Jika ada pertanyaan lainnya, kamu bisa menulisnya di kolom komentar. Adapun pertanyaan yang menarik, bisa kita bahas dalam sebuah artikel. Sekian dan terima kasih.